Wednesday, May 12, 2004
Kemunculan Mu...
Kau muncul dengan tiba-tiba
Setelah sekian lama
Gembira mendengar suara
Darimu... teman bicara
Diriku masih kau ingati
Pengakuanmu mengusik hati
Kau masih seperti dulu
Suka berbicara dan mengongsi ilmu
Tiap bicaramu memberi makna
Pendirianmu ternyata kian berubah sudah
Kini terbukti kau bahagia
Dengan kehidupan yang kau bina
Jangan kau tanya tentang diriku
Giliranku belum tiba
Ingin ku tingkatkan ilmu
Agar jadi insan yang berguna
Mengapa tiada rasa?
Rasa yang pernah hadir dalam hati
Rasa yang datang kian terlambat
Rasa yang tiada yang fahami
Itulah tanda kerelaan ku
Terima qadak dan qadar
Redha dengan ketentuan itu
Yang berlalu... harus berlalu jua
Tika diri cemas bertanya
Hati tetap tenang
Apa jua reaksi... apa jua rasa
Hadapi segala kemungkinan mendatang
Ghairahnya aku hanya seketika
Tanpa nyata ia berlalu
Ku akui... adalah terakhirnya ia
Akan ku dengar darimu
Tiada lintasan ingin menghancurkan
Sejauh yang mereka sangkakan
Hanya aku yang mengerti keadaanku
Biarlah mereka mengata... aku masih aku
Masih waras...
