Tuesday, May 04, 2004
Mengapa Dia Lagi?
Mengapa harus ada getar?
Bila suaranya terdengar
Di corong talian sana
Aku masih tertanya-tanya
Tidak mungkin berpaling lagi
Keputusanku adalah nyata kini
Tidak akan ku kembali lagi
Menyerah diri kepadanya... tidak sesekali
Biarkan ia jadi kenangan
Yang pahit... sudah ku tempuhi
Kini tiada lagi angan-angan
Untuk bersamanya lagi
Cukup sudah hati disakiti
Tanpa dia aku boleh berdikari
Dirinya sudah lama aku maafi
Lukanya hati... tetap dapat dirasai
