Sunday, June 25, 2006
Kulihat Dirimu
Kau tidak kelihatan di gelanggang CC
Di pertandingan, ku lihat dirimu
Entah apakah perasaan ini
Aku sendiri masih terganggu
Tiada apa yang menarik hati
Cuma ku seronok terserempak kekawan
Semuanya mulanya mengajar keesokan hari
Masing-masing seram sejuk tak tertahan
Dia tersenyum terlihat diriku
Dikerling-kerling... ku rasa biasa
Sungguhpun begitu, girangnya hatiku
Datangnya pura-pura berkata-kata
Kuambil kesempatan
Bertanya itu dan ini
Hanya ingin mengeratkan
Silaturrahim yang belum pasti
Mulanya dia sudah mengajar
Di Sekolah Rendah Cedar
Kuingatkan di Sekolah Rendah East Coast
Mungkin tersalah melihat post
Gurauan demi gurauan mengembirakan hati
Tak terucap di bibir ini
Hanya tersemat di dalam hati
Buat renungan di kemudian hari
Hadirnya si dia tak kusangka
Terasa sungguh rasa bersalah
Apa nak buat... semuanya tak pasti
Mungkin ini hanya perasaan hati
Di saat kita berehat seketika
Hanya aku, ibu kembarku, dan ibunya
Duduk berbual-bual saja
Datangnya menyelit-nyelit... kenapa?
Kononnya ingin kan kipas
Kepanasan yang merimas
Baringnya di sebelahku untuk mencapai
Kipas dihulur ibunya kembarku ini
...manja sungguh...
Terlihat aku bermain henpon
Di meniak menanyakan tentang henpon
Bagusnya tidak dia nak tahu
Aku main entah tak tahu
Mungkin ini hanya permainan hati. Tapi aku hanya melayan diri. Dia masih muda lagi. Apa nak buat... ada orang mungkin dia suka diri ini.
